Jumat, 21 Oktober 2016

ELEMEN DAN KARAKTERISTIK SISTEM


ELEMEN SISTEM INFORMASI
Sistem informasi terdiri dari elemen-elemen yang terdiri dari orang, prosedur, perangkat keras, perangkat lunak, basis data, jaringan komputer dan komunikasi data. Semua elemen ini merupakan komponen fisik yaitu:
1. Orang
Orang atau personil yang di maksudkan yaitu operator komputer, analisis sistem, programmer, personil data entry, dan manajer sistem informasi/EDP.
2. Prosedur
Prosedur merupakan elemen fisik. Hal ini di sebabkan karena prosedur disediakan dalam bentuk fisik seperti buku panduan dan instruksi. Ada 3 jenis prosedur yang dibutuhkan, yaitu instruksi untuk pemakai, instruksi untuk penyiapan masukan, instruksi pengoperasian untuk karyawan pusat komputer.
3. Perangkat keras
Perangkat keras bagi suatu sistem informasi terdiri atas komputer (pusat pengolah, unit masukan atau keluaran), peralatan penyiapan data, dan terminal masukan atau keluaran.
4. Perangkat lunak
Perangkat lunak dapat dibagi dalam 3 jenis utama :
a. Sistem perangkat lunak umum, seperti sistem pengoperasian dan sistem manajemen data yang memungkinkan pengoperasian sistem komputer.
b. Aplikasi perangkat lunak umum, seperti model analisis dan keputusan.
c. Aplikasi perangkat lunak yang terdiri atas program yang secara spesifik dibuat untuk setiap aplikasi.
5. Basis data
File yang berisi program dan data dibuktikan dengan adanya media penyimpanan secara fisik seperti diskette, hard disk dan magnetic tape. File juga meliputi keluaran tercetak dan catatan lain diatas kertas dan mikro film.
6. Jaringan komputer
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data.
7. Komunikasi data
Komunikasi data adalah merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputer-komputer dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital. Komunikasi data merupakan bagian vital dari suatu sistem informasi karena sistem ini menyediakan infrastruktur yang memungkinkan komputer-komputer dapat berkomunikasi satu sama lain.

KARAKTERISTIK SISTEM INFORMASI
Suatu sistem memiliki karakteristik atau sifat–sifat yang tertentu, yaitu:
1. Komponen
Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan komponen dapat terdiri dari beberapa sub sistem atau sub bagian, dimana setiap sub sistem tersebut memiliki fungsi khusus.
2. Batas sistem
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup dari sistem tersebut.
3. Lingkungan luar sistem
Apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar dapat bersifat menguntungkan dan merugikan. Lingkungan yang menguntungkan harus tetap dijaga dan dipelihara, sebaliknya lingkungan yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak ingin terganggu kelangsungan hidup sistem.
4. Penghubung
Merupakan media penghubung antar sub sistem yang memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu sub sistem ke sub sistem lainnya. Keluaran atau output dari satu sub sistem akan menjadi masukan untuk sub sistem lain melalui penghubung.
5. Masukan
Energi yang dimasukkan ke dalam sistem, yang dapat berupa masukan perawatan dan masukan sinyal. Masukan perawatan adalah energi yang dimasukkan supaya sistem dapat beroperasi, sedangkan masukan sinyal adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran.
6. Keluaran sistem
Hasil dari energi yang diolah dan diklarifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat berupa masukan untuk sub sistem yang lain atau kepada supra sistem. Misalnya, untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran yang tidak berguna dan merupakan sisa hasil pembuangan, sedangkan informasi adalah keluaran yang dibutuhkan.
7. Pengolahan sistem
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi keluar. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran.
8. Sasaran sistem
Suatu sistem dapat mempunyai tujuan atau sasaran. Jika suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem.

MODEL SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI SECARA MANUAL
Penggunaan sistem informasi dalam psikologi, masih bisa dikelola dengan sentuhan komputerisasi. Contoh: penggunaan test psikologi secara virtual, penggunaan teknologi eye-tracking dan yang terbaru adalah teknologi virtual reality yang memungkinkan seseorang untuk mengurangi bahkan menyembuhkan gangguan psikologis seperti ADHD, PTSD dan fobia.
Contoh kasus didunia nyata adalah banyaknya test yang dulu diberikan secara manual sudah bisa menggunakkan komputerisasi seperti papikostik. Hal ini bagian kerja sama antar bidang ilmu komputer dan psikologi yang pada akhirnya bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tes psikologi itu sendiri. Contoh lainnya yaitu adanya jasa konseling online, yang dahulu konseling hanya bisa diberikan dengan bertatap muka dan mendalam antara individu dengan individu. Namun sekarang juga bisa jasa konseling menggunakan akses di internet dengan sangat mudah dan praktis. Dan juga pada saat penyeleksian pegawai baru, sekarang untuk bisa masuk menjadi PNS kita juga akan melalui dengan sistem terbaru yaitu CAT (Computer Assisted Test), dimana sistem itu menjadi syarat wajib test masuk CPNS, yang dulunya hanya mengerjakan serangkaian soal-soal lalu di nilai dengan syarat-syarat yang sudah ditetapkan oleh perusahaan tersebut.




DAFTAR PUSTAKA
Fatta, Al,. H. (2007). Analisis dan Perancang Sistem Informasi untuk Keunggulan Bersaing
Perusahaan dan Organisasi Modern.  Yogyakarta: C.V Andi Offset .

Firman, PB. 2013. Dasar Sistem Informasi.
http://annisanurhanifah05.blogspot.co.id/

Selasa, 04 Oktober 2016

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

Nama                    : Yulsafa Tifanny Putri
Kelas                    : 4PA06
Npm                     : 19513585
Mata Pelajaran     : Sistem Informasi Psikologi

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI
Era sekarang ini, siapa yang tak tau tentang teknologi? Mulai dari anak usia dini sampai yang lanjut usia sudah sangat mengenal yang namanya teknologi. Berbagai kecanggihan teknologi yang dihadirkan semakin memudahkan kita sebagai penggunanya dalam mencari berbagai informasi. Kemajuan teknologi sudah menjalar diberbagai bidang ilmu pendidikan, bukan hanya di bidang komputer atau TIK namun dibidang lain seperti kesehatan, ekonomi, dan psikologi. Psikologi memegang peranan dalam perkembangan teknologi sekarang ini, dalam psikologi terdapat istilah Sisem Informasi Psikologi. Untuk lebih jelasnya, akan dibahas terlebih dahulu mengenai apa itu Sistem, apa itu Informasi dan apa itu Psikologi.

Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) yang diartikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama unruk memudahkan aliran informasi, materi, atau energi.
Berikut pengertian sistem menurut para ahli sebagai berikut:
a. Raymond Mc. Leod Jr (2004), mengemukakan sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu organisasi. Organisasi terdiri dari sejumlah sumber daya yang bekerja menuju tercapainya suatu tujuan tertentu oleh pemilik atau manajemennya.
b. Menurut L. James Havery sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.
c. Menurut John Mc Manama sistem adalah sebuah struktur konseptual yang tersusun dari fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organik untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan secara efektif dan efesien.
d. Menurut Edgar F Huse dan James L. Bowdict sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian-bagian yang saling berhubungan dan bergantung sedemikian rupa sehingga interaksi dan saling pengaruh dari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan.
e. Menurut Zulkufli A. M Sistem adalah himpunan sesuatu “benda” nyata atau abstrak (a set of thing) yang terdiri dari bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling berkaitan, berhubungan, berketergantungan, dan saling mendukung, yang secara keseluruhan bersatu dalam satu kesatuan (unity) untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif

Berdasarkan defisisi menurut para ahli di atas dapat simpulkan bahwa sistem adalah komponen-komponen elemen yang saling berhubungan atau bergantung dengan keseluruhan dalam interaksi untuk mencapai hasil tujuan yang diinginkan secara efisien dan efektif.


Pengerian Informasi
Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, Informasi adalah pesan ucapan atau ekspresi atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Sedangkan menurut admin (dalam revolsirait.com) pengertian informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Data akan diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
Berikut ini adalah pengertian dan definisi informasi menurut beberapa ahli:
a.) Anton M. Moeliono mengemukakan Informasi adalah penerangan, keterangan, pemberitahuan, kabar atau berita. Informasi juga merupakan keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian analisis atau kesimpulan.
b.) Mc Leod (dalam Al Fatta, 2007) mengatakan bahwa informasi adalah data yang telah diproses atau data yang memiliki arti.
c.) Menurut Gordon B. Davis informasi adalah data yang telah diproses atau diolah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai yang sesungguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau nantinya.
d.) Menurut Robert G. Murdick Informasi adalah data yang telah didapatkan, diolah atau diproses atau sebaliknya yang digunakan untuk tujuan penjelasan atau penerangan, uraian, atau sebagai sebuah dasar untuk pembuatan yang sekarang atau nantinya.
e.) Sedangkan menurut Kusrini informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna, yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ni atau mendukung sumber informasi.

Jadi kesimpulan dari definisi informasi menurut para ahli adalah data yang telah diproses atau diolah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerangan, keterangan, pemberitahuan, kabar atau berita bagi pengguna agar bermanfaat dalam pengambilan keputusan atau tindakan untuk sekarang dan nanti.

Pengertian Psikologi
Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan katapsyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Secara harafiah psikologi diartikan sebagal ilmu jiwa. Istilah psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak, sulit dilihat wujudnya, meskipun tidak dapat dimungkiri keberadaannya. Dalam beberapa dasawarsa ini istilah jiwa sudah jarang dipakai dan diganti dengan istilah psikis.
Berikut adalah definisi beberapa ahli mengenai psikologi:
1.) Muhibbin Syah (2001) psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk, berjalan dan lain sebgainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.
2.) Menurut Wundt Psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari pengalaman-pengalaman yang timbul dalam diri manusia, seperti perasaan panca indera, pikiran, merasa (felling) dan kehendak.
3.) John Broadus Watson, psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajri tingkah laku tampak (lahiriah) dengan menggunakan metode observasi yang objektif terhadap rangsangan dan jawaban (respons).
4.) Knight and Knight bahwa psikologi merupakan ilmu yang mempelajari secara sistematis tentang pengalaman dan tingkah laku manusia dan hewan, normal dan abnormal, individu atau sosial.
5.) Garden Murphy, psikologi adalah ilmu yang mempelajari respons yang diberikan oleh mahluk hidup terhadap lingkungannya.

Berdasarkan pengertian menurut para ahli psikologi adalah ilmu pengertahuan yang mempelajari tingkah laku atau pengalaman-pengalaman yang timbul dalam diri manusia dalam hubungannya dengan lingkungan seperti perasaan panca indera, pikiran, merasa dan kehendak.

Pengertian Sistem Informasi Psikologi
1.) Sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang merupakan gabungan atau kombinasi dari manusia, media, teknologi, serta lingkungan yang bertujuan untuk mengumpulkan, mengolah, serta menyimpan data mengenai perilaku atau tingkah laku individu.
2.) Sistem informasi psikologi adalah kombinasi antara teknologi dan manusia yang saling terhubung dalam mendapatkan atau mengumpulkan informasi data diproses atau diolah dengan baik sehingga isi yang ada dapat tersampaikan kepada orang lain dan dapat bermanfaat bagi orang tersebut.
3.) Sistem informasi psikologi adalah suatu komponen elemen-elemen dalam memperoleh data berdasarkan tingkah laku dalam diri manusia dapat bermanfaat dalam mengambil keputusan tersebut.
·
Stusi Kasus
Saya pernah mengikuti beberapa tes psikologi sederhana melalui sebuah sosial media, dimana disana kita diminta untuk mengisi beberapa soal dengan pilihan ganda sebagai jawabannya. Setelah saya ikuti lebih lanjut, dapat diketahui soal-soal tersebut merupakan salah satu dari test proyektif yaitu HTP (house tree person) yang disederhanakan dan dibuat lebih mudah dipahami. Dengan mengisi pilihan ganda yang tersedia dan menjadikan jawaban paling dominan sebagai tolak ukur hasil tes, keluarlah hasil tes tersebut. Tidak terlalu valid dan reabilitas mungkin, tetapi ini merupakan salah satu contoh bahwa tes psikologi tidak sekolot yang banyak orang bayangkan dan tes psikologi mengikuti perkembangan zaman dengan turut menggunakan sistem informasi atau komputerisasi untuk mempermudah penggunaan alat tesnya.

Analisis kasus
Berdasarkan definisi sistem informasi psikologi yaitu suatu sistem atau tata cara yang merupakan kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan, mengolah, dan menyimpan data mengenai perilaku terlihat maupun tidak terlihat secara langsung serta proses mental yang terjadi pada manusia sehingga data tersebut dapat diubah menjadi informasi yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu seperti tujuan penelitian. Maka dapat saya simpulkan bahwa contoh kasus diatas juga merupakan bagian dari sistem informasi psikologi juga walaupun dalam bentuk yang lebih disederhanakan dan belum dapat dikatakan hasilnya dapat dijadikan tolok ukur psikologis kita. Dengan menggunakan tes tersebut kita sudah melakukan pengumpulan, mengolah, dan menyimpan data mengenai perilaku terlihat maupun tidak terlihat secara langsung serta proses mental yang terjadi pada manusia dan menggunakan sistem atau tata cara yang merupakan kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur.



Daftar Pustaka
Fatta, A.H. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta: C.V Andi OFFESET
McLeod Jr, Raymond. (2004). Sistem Informasi Manajemen, Edisi 8. Jakarta: PT INDEKS.
Syah, Muhibbin. (2001). Psikologi Belajar. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

About Me

Diberdayakan oleh Blogger.